Tampilkan postingan dengan label Side street activities. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Side street activities. Tampilkan semua postingan
Rabu, 06 Agustus 2014
kesukaan
Kesukaan adalah ketika bernyanyi setengah teriak diantara hingar bingar
kendaraan malam dan kau yang mengintip sambil tersenyum dibalik kaca :)
Sabtu, 09 November 2013
Brightspot
Mari kita cari dalam kamus , apa makna kata Brightspot?
Bright - artinya terang ; spot - artinya titik.
jadi mungkin bisa kita simpulkan brightspot sebagai sebuah titik terang,
makna lebih dalam adalah, jalan keluar, solusi dan sebuah harapan.
harapan bagi mereka yang pada awalnya ragu dan hampir menyerah.
Saya rasa makna yang sangat bagus, begitupula dengan acara yang hampir setiap tahun, bahkan kini hampir setahun dua kali diadakan. Sebuah wadah / kegiatan yang ingin mengangkat karya desainer muda Indonesia agar lebih dikenal di pasar lokal. Karena tidak sedikit loh dari mereka yang namanya bahkan sudah jauh lebih dikenal diluar, atau mereka yang dikenal di beberapa komunitas saja. Karena memang faktanya bukan hal yang mudah kan berbisnis dan mencari nama dipasar. masa kita mau menjadi tidak tau karya desainer dalam negeri atau bahkan hanya mau melihat karya desain luar negeri karena beranggapan tidak ada desainer lokal yang patut diacungi jempol?
untuk detail kegiatannya, bisa cek ke sini: http://brightspotmarket.com/
Untuk tahun ini, Brightspot diadakan di Lotte Mall, kuningan.
bagi saya sendiri, termasuk orang yang penasaran melihat event ini, bukan karena ingin menjadi bagian dari ke-hip-an ibukota (terkutuklah mereka yang melihat hanya sebelah mata dan berfikir tanpa otak mereka) tetapi justru menjadi sebuah pembelajaran. Karena saya sendiri berencana ingin menjadi satu dari enterpreneur muda di Indonesia. Beberapa sketsa ide untuk bisnis yang ingin saya kembangkan sebagai bagian dari produktifitas saya sampai tua (aminn) nantinya membuat saya merasa wajib mengintip kedalamnya. Melihat langsung bagaimana mereka yang telah lebih dahulu berada di bisnis ini. Sebut saja studi tour di bidang enterpreneur, melihat mengapa mereka mengambil ranah bisnis/produksi itu, bagaimana korelasinya dengan logo atau nama brand yang mereka akan bawa terus, tone and manner dari produk dan positioningnya, pemilihan bahan produksi, kerapihan jahitan, pemilihan target market dan pengaruhnya kepada harga yang ditawarkan, bagaimana mereka mengemas product mereka, bahan kemasan, bahkan sampai pada bagaimana membuat display di booth mereka agar menarik.
Terlepas dari itu, ke-hip-an atau ke-hipster-an (jika bagi anda begitu) yang melekat pada image kegiatan ini bagi saya tergantung dari bagaimana cara anda sekalian memandangnya. Dimana setiap orang punya hak untuk memilih apa yang mereka suka dan tidak, dan apa yang mereka mau simpulkan dari sesuatu. Saya sendiri pun termasuk orang yang jauuuuh dari -hip loh hahaha apaan si hip & hipster, mungkin masuknya ke kategori ikut-ikutan atau mau tau aja. Hanya saja, sayang sekali jika memang kita orang yang nantinya akan berkecimpung di bidang bisnis atau memang seorang dengan latar belakang pekerjaan yang kemungkinan besar memang masih memiliki kaitan dengan anak muda dan karakter independent mereka, sebaiknya segera merubah cara berpikir anda. Sebaiknya abaikan untuk hanya sekedar melihat event ini sebagai sesuatu yang membuang waktu anda dan tidak penting. sekedar saran saja sih ya, abaikan saja jika memang anda tetap teguh pada pendirian bulat anda. sekian dan terimakasih,
Ibu, saya dan Adik
Stempel Lilin berinisial C, Chacha :)
Stand Booth Eko Nugroho dan teman2 Daging Tumbuh
masih banyak sekali stand lainnya, selamat menikmati yaaaa
:)
Label:
Side street activities
Sabtu, 09 Februari 2013
Collecting piece of piece form my childhood dreams (part 2)
And another dreams form my childhood,
is to become a perfomer.
an art performer.
stage performer,
to act
to sing
to dance
i remebember how entusiast i am to become a stage dancer,
and how i want become part of Guruh Soekarno Putra Dancer (GSP Dancer)
then i join every traditional dance class after school when im in kindergardeen.
And i remember, that almost every week, i stealed my grandfather's magazine, Horison.
its a literature magazine. i read every poem and every short story, and wonder how
odd the flow was. one of my favorite is when i red about a group of people in a rural area,
came to watch some cinema (layar tancep). Then suddenly, a big lion jump out form the screen.
I love to read a script and perform it. every script has a different interpretation based on the poeple who read it. the process of how you get into the characther you be is the most challenging part. lately, i used to do a monolgue in my daily and create my other me. LOL.
Now that we have, the antagonist and the fool chacha.
and i remember how i love to write my own script and ask my brothers to perform it. lol.
And one last wish, was to be a singer.
i dream to have my own weird band,
writting my own song,
making my own secret and small garden gigs under the bright night sky
with a full of stars on it.
and playing my own favorite instrument, guitar.
one in my mind was having my fantasy-animal band.
i used to record my voice in a tape recorder and make my own sticker label above it.
and voila, there are some of my own mix tape label in here.
Label:
#selfnote,
Side street activities
Collecting piece of piece form my childhood dreams (part 1)
As i remembered my childhood dreams,
i dreamed to owned my toys shop.
and i, my own, create it by my hand, slowly then become a big factory.
i want to live every children fantasy and imagination,
to see them smile and believe that nothing is impossible,
just like the magic does.
and here is the trailer of Mr. Magorium's Wonder Emporium movie.
He visualize my dream. love it :)
Label:
#selfnote,
Side street activities
Sabtu, 25 Februari 2012
the street painter.
suatu siang di bilangan harmoni, sepeda motor kami yang terhenti di tengah macet dan panasnya terik kota, terlihat seorang pelukis tengah duduk setelah menyelesaikan satu lagi karya raut wajah jakarta.
Label:
Side street activities
Senin, 23 Januari 2012
Gadis super, bernama Angkie
Pada suatu sore sepulang kantor, saya diperkenalkan oleh seorang teman kakak saya di Foodhall. Seorang wanita yang pada awal impresi saya terlihat sangat mengaggumkan, karena ia Cantik, ramah dan pintar. Sesaat kami saling berjabat tangan dan saling mengenalkan diri, saya merasa ada sesuatu yang lain padanya. Ia adalah seorang tuna rungu. Keterbatasan itu justru membuat saya semakin takjub dan kagum padanya. Karena ia terlihat sangat percaya diri dan ceria. Namanya Angkie Yudistia. (blog Angkie : http://angkieyudistia.com )
Angkie yang adalah seorang lulusan S2 dari sebuah STIKOM terkemuka, juga adalah seorang None dan aktivis untuk kaum tuna rungu yang sudah melanglang buana ke banyak kesempatan. Saat ini ia sedang menyelesaikan sebuah buku catatan hariannya yang akan diterbitkan sebelum hari anak nasional nanti. Angkie ingin memotivasi semua kaum tuna rungu untuk tidak berkecil hati dan sekaligus berteriak kepada dunia untuk tidak meremehkan mereka.
Dan kali ini saya berkesempatan memberikan sebuah kontribusi untuk membantu Angkie merancang sebuah cover buku. Permintaannya sederhana, Angkie hanya ingin sebuah cover cantik yang bisa mewakili ribuan kata didalamnya. Yang mampu mentransfer emosi Angkie untuk mereka yang membacanya hanya dalam sekali tangkap gambar depannya.
Selama beberapa minggu saya, Angkie, Kaka saya - Pipit, (http://freedomwriter-freeurmind.blogspot.com) yang akan men-styling Angkie untuk cover dsb pemotretan dan pacar kakak saya, Boqir (blog : taufikurniawan.blogspot.com ), yang bertugas sebagai fotografer untuk cover Angkie nantinya bekerja sama untuk mengkonsep segalanya.
Dan inilah hasil dari sinergi ide kami bersama :
Alhamdulilah proses yang lancar juga dirasakan Angkie saat peluncuran buku tersebut. Namun sayang, saya tidak bisa hadir disana untuk memberi selamat pada Angkie di hari pentingnya. Tapi Angkie, doa saya mengudara bersama jutaan rasa bangga terhadap kamu. :)
(dokumentasi VintageVictim Online store)
Angkie yang adalah seorang lulusan S2 dari sebuah STIKOM terkemuka, juga adalah seorang None dan aktivis untuk kaum tuna rungu yang sudah melanglang buana ke banyak kesempatan. Saat ini ia sedang menyelesaikan sebuah buku catatan hariannya yang akan diterbitkan sebelum hari anak nasional nanti. Angkie ingin memotivasi semua kaum tuna rungu untuk tidak berkecil hati dan sekaligus berteriak kepada dunia untuk tidak meremehkan mereka.
Dan kali ini saya berkesempatan memberikan sebuah kontribusi untuk membantu Angkie merancang sebuah cover buku. Permintaannya sederhana, Angkie hanya ingin sebuah cover cantik yang bisa mewakili ribuan kata didalamnya. Yang mampu mentransfer emosi Angkie untuk mereka yang membacanya hanya dalam sekali tangkap gambar depannya.
Selama beberapa minggu saya, Angkie, Kaka saya - Pipit, (http://freedomwriter-freeurmind.blogspot.com) yang akan men-styling Angkie untuk cover dsb pemotretan dan pacar kakak saya, Boqir (blog : taufikurniawan.blogspot.com ), yang bertugas sebagai fotografer untuk cover Angkie nantinya bekerja sama untuk mengkonsep segalanya.
Dan inilah hasil dari sinergi ide kami bersama :
Alhamdulilah proses yang lancar juga dirasakan Angkie saat peluncuran buku tersebut. Namun sayang, saya tidak bisa hadir disana untuk memberi selamat pada Angkie di hari pentingnya. Tapi Angkie, doa saya mengudara bersama jutaan rasa bangga terhadap kamu. :)
(dokumentasi VintageVictim Online store)
"Perempuan Pilihan Dewa"
Kali ini saya bersama teman-teman Teater UI bersinergi bersama dalam sebuah project pementasan besar berjudul "Perempuan Pilihan Dewa" . Sebuah kisah adaptasi dari cerita "A Good Person from Schezwan" yang dibuat oleh seorang seniman dari Jerman, Bertolt Brecht. Bersama bang Alfian Siagian sebagai sutradara jempolan kami, selama lebih dari 3 bulan proses lamanya teman-teman teater UI berpeluh keringat dan menyatukan rasa bersama untuk satu tujuan pementasan besar di Graha Bhakti Budaya, TIM.
Ceritanya sendiri berkisah tentang seorang wanita muda yang baik hati bernama Shente, yang hidup di lingkungan yang penuh dengan kejahatan dan kemiskinan. Suatu hari Shente didatangi oleh 3 Dewa yang turun ke bumi untuk mencari apakah masih ada orang yang mulia hatinya. Namun kemudian, Shente menyadari bahwa ia tidak menemukan orang baik hati tersebut dan karena tekanan yang sangat berat terhadapnya ia terpaksa menciptakan karakter Alter-egonya yang bernama Sun.
Saya disini berperan sebagai pembuat semua material desain untuk pementasan. Berawal dari icon Shente dan Sun, saya mencoba menvisualkannya menjadi sebuah topeng yang berkarakter. Proses pengerjaan topeng itu sendiri mengalami beberapa kali revisi oleh bang Pian .
semula saya berpikir untuk menyatukan kedua karakter Shente dan Sun sekaligus dalam satu topeng, namun kemudian dalam prosesnya diputuskan cukup gambaran karakter Sun saja yang ada didalam topeng. Yang finalnya adalah seperti ini :
Kemudian saya berfikir bagaimana caranya untuk memasukan karakter Shente kedalam elemen lainnya agar pesannya bisa mudah tertangkap namun tetap cantik terlihat. Maka poster kami akhirnya adalah...tadaaa :
bersamaan dengan material ini, kami sangat puas dengan tanggapan teman2 yang sangat mengapresiasi pementasan kami. Dua hari pementasan yg bisa dibilang sukses. Selamat ya teman-teman Teater UI dan terima kasih untuk semua yang menyempatkan untuk hadir dalam pementasan kami ! :)
Ceritanya sendiri berkisah tentang seorang wanita muda yang baik hati bernama Shente, yang hidup di lingkungan yang penuh dengan kejahatan dan kemiskinan. Suatu hari Shente didatangi oleh 3 Dewa yang turun ke bumi untuk mencari apakah masih ada orang yang mulia hatinya. Namun kemudian, Shente menyadari bahwa ia tidak menemukan orang baik hati tersebut dan karena tekanan yang sangat berat terhadapnya ia terpaksa menciptakan karakter Alter-egonya yang bernama Sun.
Saya disini berperan sebagai pembuat semua material desain untuk pementasan. Berawal dari icon Shente dan Sun, saya mencoba menvisualkannya menjadi sebuah topeng yang berkarakter. Proses pengerjaan topeng itu sendiri mengalami beberapa kali revisi oleh bang Pian .
semula saya berpikir untuk menyatukan kedua karakter Shente dan Sun sekaligus dalam satu topeng, namun kemudian dalam prosesnya diputuskan cukup gambaran karakter Sun saja yang ada didalam topeng. Yang finalnya adalah seperti ini :
Kemudian saya berfikir bagaimana caranya untuk memasukan karakter Shente kedalam elemen lainnya agar pesannya bisa mudah tertangkap namun tetap cantik terlihat. Maka poster kami akhirnya adalah...tadaaa :
bersamaan dengan material ini, kami sangat puas dengan tanggapan teman2 yang sangat mengapresiasi pementasan kami. Dua hari pementasan yg bisa dibilang sukses. Selamat ya teman-teman Teater UI dan terima kasih untuk semua yang menyempatkan untuk hadir dalam pementasan kami ! :)
Ngayal Gokil
Ini adalah sebuah sketsa sederhana yang dibuat untuk project ngayal gokil. Project yang saya dan teman saya, Widhy Prasetya Hutama, kerjakan untuk adik-adik kita di mentawai sana yang pada tahun 2010 mengalami trauma mendalam dan butuh sebuah support yang lebih dari sekedar bantuan fisik.
"teruntuk adik-adik di Mentawai sana.."
Berangkat dari inisiatif sederhana dimana setiap orang suka berkhayal dan melakukan doodling, maka kami bersama teman-teman lainnya melalui jejaring sosial Fb membuat sebuah cerita dari jahitan khayalan kami. Dan kemudian setelah menjadi sebuah cerita utuh, secara berantai kami buat illustrasi nya menjadi sebuah cerita bergambar sederhana untuk menyemangati adik-adik disana.
atas bantuan banyak pihak yang telah membantu ide cerita dan juga ilustrasi, maka saya dan Widhy bisa mewujudkan buku ini. :) kami berharap bisa memberikan senyum pada adik-adik disana untuk sejenak melupakan pilu dan sedih mereka. Bersama dengan teman-teman volunteer yang berangkat kesana, kami siapkan buku-buku ini beserta pensil yg sudah kami raut dan sebuah penghapus didalamnya, agar pada saat membaca halaman terakhir dari buku ini mereka jg bisa ikut menceritakan kisah mereka pada kita semua.
memang butuh sebuah proses panjang untuk mengembalikan trauma berat mereka. Tapi yang kami harapkan adalah agar adik-adik disana tidak berhenti bermimpi dan bercita-cita. :)
terima kasih untuk teman-teman yang turut berpartisipasi didalamnya: Ellen Suryanegara, Milatika Septinigrum, Adiani Manahera, Muhammad Khafidien, Tan Liana Irawan, Anisla Triayu, Marco Mamengko, Sauki Basya, Rani Utami Fajri & Marcellina Agusta, Mba As untuk rumah basecamp nya, Haris Setia Bangsawan, Dyah dan Gondrong atas bantuan untuk merealisasikan nya menjadi cetakan yang sempurna :). Serta semua yang telah menemani dan memberi dukungan penuh dan tidak bisa saya sebutkan satu-persatu.
Kedepannya saya dan Widhy sangat ingin buku ingin terus berjalan, sebagai media penyemangat dan edukasi untuk adik-adik , sekaligus sebagai media kreasi bagi teman-teman semua. namun memang belum sempat kami garap lagi untuk edisi berikutnya.
Kami masih memiliki beberapa buku yang dicetak, untuk kalian yang ingin memilikinya bisa hubungi saya melalui facebook : Dwi Siti Aisyah.
"JANGAN BERHENTI BERMIMPI YA"
:)
Selasa, 25 Oktober 2011
Senin, 26 September 2011
Minggu, 25 September 2011
look at me though the fish-eye
Label:
Side street activities
Selasa, 15 Februari 2011
perfect getaway
and i just starring at the afternoon sky.
watching the birds fly with the tremendous clouds behind.
and the wind blow me high.
freeze all my rushing time.
and they sing to me a lullaby.
with the cinematic orchestra in my mind.
even the word "heaven" cannot describe,
my perfect getaway.
watching the birds fly with the tremendous clouds behind.
and the wind blow me high.
freeze all my rushing time.
and they sing to me a lullaby.
with the cinematic orchestra in my mind.
even the word "heaven" cannot describe,
my perfect getaway.
Minggu, 17 Januari 2010
MELANKOLIA
9:07 PM. 16 oktober 2009
di ruang melankolis
Hari ini Indonesia lagi-lagi mengalami gempa, tepatnya di Ujung Kulon dan berkekuatan sebesar 6SR.
Dan dampak itu terasa sampai ke tanah jakarta pada pukul 5 sore, menjelang jam pulang kantor.
Entah apa memang hal ini berhubungan, lantas hari ini jalanan menjadi begitu maceeetttttttttt........
Bahkan putaran menteng yang biasanya gw laluin dan lancar, hari ini seperti ada antrian sembako.
Dan di dalam bis, aku tidak berhenti untuk menggerutu. Betapa nestapa hidup gw. Udah banting tulang dan gak dibayar, sekarang kejebak pula di jalanan. Cape. Rasanya langsung pengen deh naek ojek dan meluncur pulang kerumah
tp gak tau kenapaa, hati initidak menuntun kesana. Ia memaksa ku untuk tetap pada jalannya. Naik angkot.
Sepanjang jalan menuju angkot, amarah sudah habis. Hanya lemas dan letih yang aku rasa. Dan didalam hati tidak ada hentinya aku berucap supaya dikasi kesabaran lebih.
Setelah itu aku naik kedalam sebuah mikrolet berjudul m11, yang dari jauh terlihat lebih seperti orkes dangdut keliling. Karena efek sound systemnya yang lebay dan belum jelas terdengar lagu apa yang sedang diputar.
Didalamnya, si pasup a.k.a pa supir mengganti lagu nya. Ya! the massive dengan jangan menyerah. Awalnya gw mau bodo amat dengan keberadaan lagu ini, karena emang gw bakal jadi berpikir lebay kalo denger liriknya, tapi gw kemudian disuguhkan dengan beberapa adegan kontras yang bikin gw (ASLI!) terenyuh. Gw liat 2 orang anak jalanan yang lagi tidur pules di atas kardus. Ada juga seorang bapak yang duduk di depan pintu sebuah bakmi ayam cukup ternama, ia tengah tertidur sambil duduk menunggui harapan akan gelas potnya kemuduian berbunyi karena dimasukan uang. Dan tepat disebelahnya, anak si Bapak yang masih berusia sekolah dasar tidur menemaninya.
hmmpp...ironis yaa.. padahal keadaan gw saat itu juga ga jauh lebih baik daripada mereka. Gw juga dalam keadaan letih berada di dalam angkot. Tapi dibubuhi dengan reff dari the massive ini kemudian gw jadi melankolis. Lirik "jangan menyerahh...jangan menyerah..syukuri apa yang ada" bikin gw jadi merinding dan sepintas bersyukur. Gw masih akan pulang dan tidur didalam kamar ber AC dan beralaskan kasur empuk.Melankolis ya gw
Label:
Side street activities
OH CINTA FITRI
08:41 PM; 15 November 2009
Di kamar biasa.
HAHAHAHAHAHA.... gw tuh ga bisa abis pikir. Ternyata emang sinetron itu emang buat seseorang jadi sangat adiktif. hahahaha.. gilaa. Cinta fitri aja udah ampe season4. Macem filem korea.
Gw dan nyokap gw sangat addicted akan itu. secara ga sadar gw telah kecanduan akan itu.
Padahal sehari-hari,gw selalu mencibir. gimana engga? masa iya ada orang yang kreatiiiifff banget buat mikirin ide jahat sampe 4 dekade gitu. Tapi yang baik selalu aja kehabisan akal dan bisa aja dibegoin sama karakter antagonisnya. Kan gw gregetan banget sama penindaasan yang tolol-tololin orang banget.kayakya ga ampe segitunya deh orang di dunia nyata ini. eh apa iya ya?
Dan yang bikin gw sampe terkekeh geli. Hari ini kan katanya episode terakhir cinta fitri season ramadhan (gila lo ampe season khusus ramadhannya juga) dan gw juga emak gw kan lagi di sebuah mall di bilangan jakarta barat yang kira2 membutuhkan 20 menit perjalanan dengan kendaran pribadi..dan sontak saja, begitu kami inget itu, terus kita yang tadinya lg makan enak di sebuah restoran sushi dan berencana pesen lg take away buat kaka gw dirumah, langsung mengurungkan niat itu dan juga langsung cabut. pulang gitu aja..dan kocaknya kita malah lagsung nyari ojek supaya cepet sampe. dan bener, VOILA!! dalam kurang dari 10 menit aja gw dah sampe..hahah.
dan pas kaka gw nodong sushi yang uda kita janjiin, kita bdua spontan bilang kalo sushi nya abis jadi kita cuma sempet beliin dia bread talk aja. heheh. THANK GOD she believe in us. lol
dan akhirnya. kami sekrang duduk manis di depan layar dan menonton episode terakir cinta fitri itu, hahaha. Kembali menyaksikan adegan terakhir cinta fitri sambil tetap mencibir dan meneriaki si antagonis yang katanyaa...hari ini bakal kalah! hahahaha..
Label:
Side street activities
Langganan:
Postingan (Atom)

































